Riana Mahilda

Memilih Nama Blog

Tue, 18 December 2018 02:02 AM

Kalau saja menentukkan nama blog itu bisa diubah seenaknya, maksudku bisa diubah nanti-nanti atau setelah ditetapkan diawal, kemudian diubah dipertengahan atau akhir, aku gak akan terlalu pusing memikirkan. Sah saja sih sebenarnya kalau ingin diubah, tidak ada aturan bakunya. Tapi sayangnya sistem blog itu sendiri akan mengatur ulang sebagaimana layaknya blog yang baru lahir.

Nama blog bisa sama atau berbeda dengan link blog. Aku sendiri, memilih sama agar memudahkan mengingat. Aku memilih namaku sendiri sebagai nama blog, 'Self Title Blog'. Awalnya aku menginginkan nama lain yang merujuk kepada niche blog yang aku bawa, tapi disaat yang bersamaan akupun masih bingung menentukkan niche apa yang mau aku ambil.

Di sisi lain, deadline launching blogku semakin dekat. Pasti ada pemikiran, ‘segala deh sist pakai launching’. Ya, bisa dibilang seantusias itu saat aku melahirkan blogku ini. Jadi, dengan dalih – dalih kepepet akhirnya aku menjadikan Riana Mahilda sebagai nama blogku, juga alamat web-nya. Gak keren gitu ya alasannya? Haha, tapi memang beneran hanya itu alasan dibalik pemilihan nama itu.

Mari kita mundur sebentar ke belakang saat aku mencoba mengulik beberapa calon nama pada buku catatanku, dengan menggunakan situasi kondisional, jika - maka. Jika niche blogku adalah travelling, maka aku akan memberikan nama blogku, ‘’Riana Travelling Diary’’. Jika niche blogku adalah beauty, maka aku akan memberikan nama, ‘’101 Beauty Treats’’. Sederet nama yang bisa saja dijadikan judul buku memenuhi hampir satu halaman buku catatanku, sayangnya tidak ada yang jadi aku pakai.

Beberapa temanku yang akhirnya mencoba untuk masuk ke dunia blog bertanya, ‘nama blog gue apa ya bagusnya?’. Secara konsisten pun aku menjawab, ‘Lo lebih passion menulis tentang apa? Nah, cari deh nama yang memang relate plus konsisten disitu’. Walah, bawa-bawa passion nih mbaknya. Aku memang concerned ke proses dan produk hasil dari hati, teman-teman. Jadi, pasti aku tidak pernah bosen untuk mengingatkan bahwa saat menulis pun harus sesuai dengan passion, agar tidak berat kedepannya. Jangka panjangnya, branding nama blog kamu bisa menjadi alias identitas kamu, loh.

Setelah passion atau merujuk kepada hal yang disukai, hal lain yang harus kamu perhatikan adalah nama blog harus mudah diingat, mudah diucapkan, ditambah kalau bisa unik. Sesekali kamu harus melihat juga dari sudut pandang pembaca kamu, coba bayangkan saat pembaca sedang merekomendasikan salah satu postingan kuliner diblog kamu kepada teman - temannya tetapi tidak jadi karena sulit diingat nama blognya, semisal ingatpun susah diucapkan. Akibatnya, kamu bisa prediksi sendiri. Tiga hal diatas cukup sebagai modal kamu untuk mulai menentukan. Siapkan kertas dan mulai me-time, kemudian kukuhkan. Apa perlu dalih-dalih kepepet seperti yang aku lakukan?

Baca Juga

Wed, 21 November 2018 00:10 am

Menentukan Tema Blog, Pentingkah?

Komentar