Riana Mahilda

Prive Uri-cran : Cara Enak Atasi Anyang-Anyangan

Sat, 26 November 2022 19:06 PM

Harus bolak balik ke kamar mandi karena ingin buang air kecil rasanya menganggu banget, apalagi kalau lagi di kantor atau banyak agenda yang harus dilakukan. Bukan cuma menganggu karena frekuensi ke kamar mandinya, tapi juga karena rasa sakit saat buang air kecil yang bikin aku kadang nangis-nangis. Anyang-anyangan kalau ibuku bilang, menurut medis apa yang aku alami termasuk gejala awal Infeksi Saluran Kemih (ISK).

Kerja dibalik layar komputer suka membuatku menunda-nunda saat ada hasrat buang air kecil. Satu sampai dua hari setelahnya memang belum terasa dampaknya, namun saat memasuki pagi hari ketiga aku mulai merasakan akibat kebiasaan burukku. Anyang-anyangan termasuk sakit yang menyebalkan menurutku, dalam kurun waktu satu jam aku bisa lebih dari 8 kali ingin buang air kecil tapi air yang dikeluarkan hanya sedikit dan nyeri, bahkan sharing dari beberapa temanku ada yang sampai merasakan cenderung panas pada perut bagian bawah. Selain harus merasakan hal-hal diatas, biasanya aku demam dan sangat merasa tidak fit, menyebalkan bukan? Kadang manusia menyesal setelah kejadian, yak tepat sekali ditunjukkan kepada aku yang suka menahan buang air kecil. Mungkin kamu merasakan gejalanya berbarengan seperti yang aku alami, tapi bisa jadi juga tidak dalam waktu yang bersamaan kembali lagi ke kondisi badan masing- masing.

Ternyata, sering menahan buang air kecil bukan satu- satunya penyebab anyang-anyangan lho, ada beberapa penyebab yang harus kamu ketahui, ada bakteri e-coli sebagai penyebab lainnya. Oh yeah, it seems scary as first as heard about it. “Masa sih, dok?”, kata-kata pertama yang aku lemparkan ke dokter saat memberikan penjelasan tentang ISK. Itu kan bakteri di usus besar, kok bisa ke urethra sampai masuk ke kandung kemih? Seriously, I’m type of skeptic person jadi harus sabar memang memberikan penjelasan yang merinci dan di lain sisi pun aku merasa I’m hygiene enough untuk kebersihan di daerah intim. Tapi kita gak pernah tahu memang dan tidak pernah bisa menebak ada missed dimana selain mencoba usaha. Dokter menjelaskan bahwa toilet yang tidak bersih, kebersihan air untuk membasuh dan arah proses pembasuhan bisa jadi pemicu penyebab bakteria e-coli ini masuk ke saluran kemih. Setelah masuk ke saluran kemih, bakteri ini dapat menempel ke dinding kandung kemih dan membentuk kekebalan bagi dirinya sendiri. Dokter memberikan aku resep berupa antibiotik, walaupun aku tau dampak resistensi yang mungkin ditimbulkan aku tetap membeli dalih-dalih pertolongan pertama.

Karena dihantui oleh takut resisten oleh antibiotik tertentu, aku konsultasikan keluhanku ke seseorang teman yang juga seorang dokter tentang bagaimana cara mengatasi anyang-anyangan selain menghindari faktor penyebab sakit buang air kecil dan juga konsumsi jenis antibiotik tertetu. Dia menyarankan aku untuk mencoba Uri-cran, dari namanya aku sudah mendefine ini produk tentang ‘urin’. Jika dibandingkan dengan antiobiotik yang menyebabkan resistensi terhadap jenis bakteri tetentu, berbeda dengan Uri-cran yang berupa suplemen. Sama halnya seperti kamu meminum multivitamin untuk daya tahan tubuh atau kulit, tapi ini untuk saluran kemih. Oke, aku skeptic , tidak puas dengan apa yang dijelasankan temanku, akupun mencari tahu tentang produk ini.

Uri-cran mengandung Extract Cranberry yang diclaim kaya akan Proantocyanidin (PAC) yang dapat mencegah bakteri e-coli menempel pada dinding sel epitel saluran kemih dan membuangnya bersama air kemih. Selesai memahami knowledge produk aku bersiap untuk membeli buah cranberry, I was optimistic tapi ternyata tidak banyak dipasaran. Bahkan, di supermarket yang aku datangi tidak ada, setelah mentok tanya sana-sini dimana membeli buah Cranberry dan hasilnya tetap nihil, akhirnya aku mencoba saran dari temanku ini, aku membeli Uri-cran di Guardian setelah mencari ke dua toko obat terdekat tidak ada.



Aku minum sehari dua kali sesuai petunjuk penggunaan, pada hari ketiga I was totally fine tapi aku tetap minum sampai seminggu sebagai bentuk pemulihan. Aku gak pernah kepikiran mengatasi susah buang air kecil bisa seenak ini, kalau inget nyebelinnya aja udah kesel sendiri apalagi kalau inget minum obatnya yang pahit, but fortunately Uri-cran punya sediaan dalam bentuk powder sachet, Prive Uri-cran Plus. Rasanya seperti kamu minum sirup buah dan tidak menyebabkan ketegantungan. That ‘s the point I love!

Kamu suka yang simple? Uri-cran juga tersedia dalam bentuk kapsul. Dua pilihan sediaan tersebut memiliki khasiat yang sama untuk membantu memelihara kesehatan saluran kemih. Kalau kamu masih bingung, nih aku kasih tau perbandingannya.

Prive Uri-cran :

  • Komposisi : 250 mg Extract Cranberry
  • Sediaan : Kapsul
  • Dosis : 1-2 kapsul per hari
  • Isi per Box : 30 kapsul.
  • Harga : ~Rp 160.900,-/box

Prive Uri-cran Plus:

Jika dibandingkan dengan antibiotik kimia harga Uri-cran memang sedikit pricey. Harga yang worth it bagi aku untuk menyembuhkan dan juga mencegah anyang-anyangan dengan cara yang enak tanpa bahaya resistensi antibiotik.

See you on my next post!

Riana ♥

Baca Juga

Komentar